Tuesday, November 24, 2015

Begini Ungkapan Hati Para TKW di Dubai

Aduhai nasib TKW bermasalah. Dgn seribu satu permasalahannya, selagi ini mereka seperti kurang yakin diri, tidak bisa bercerita sendiri, curhat, atau ingin share terhadap siapa.
\"Kami dorong mereka buat senang membaca & posting. Berani menuangkan gagasan, pandangan, imajinasi, suasana hati, atau unek-unek ke dalam wujud tulisan lewat lomba penulisan,\" ucap Konsul Jenderal Republik Indonesia di Dubai Mansyur Pangeran terhadap detikcom, Rabu (25/4/2012).

Sama Seperti di sampaikan lewat Konsul Pensosbud Adiguna Wijaya, perlombaan ini diadakan hasil hubungan kerja dgn Dharma Perempuan Persatuan (DWP) KJRI Dubai dalam rangka berikan perhatian lebih agung pada para TKW Indonesia yg kini berada di penampungan sementara KJRI Dubai.

Dorongan utk senang membaca & posting terhadap para TKW itu searah dgn peringatan tahunan “Hari Buku Sedunia 2012” yg ditetapkan oleh PBB buat Pendidikan, Ilmu Wawasan & Kebudayaan (UNESCO) terhadap 23/4/2012.

Ke Luar 3 terpandai dari keseluruhan 39 peserta adalah Lilis Usup (25 th) asal Cianjur (Jawa Barat), Siti Solikhatun Sarifudin (42 th) asal Brebes (jateng), & Agustina Andarwati (28 thn) asal Bandung (Jawa Barat).

Para peserta rata rata menuangkan tulisan yg menceritakan latarbelakang & pengalaman mereka mulai sejak dari mungil sampai keberadaan mereka ketika ini di penampungan sementara KJRI Dubai.

Ada pun yg posting menyangkut pengharapan buat berjumpa dgn sang buah hati anak tercinta ataupun suami yg sudah pass lama tidak pertemuan. Tidak Cuma itu, pula ada yg posting kisah mengenai putus cinta.

Tulisan karya Agustina Andarwati mengungkapkan perasaan rindu satu orang ibu sekaligus penyesalan & angan-angan pada sang anak buah hati tercinta yg masihlah berusia 2 thn, Dhea Rahma Rizqia, yg terpaksa ditinggalkannya bekerja jadi TKW ke UAE.

Agustina memakai idiom-idiom yg amat sangat menyentuh perasaan bersama rangkaian kata-kata puitis utk anaknya itu, seperti malaikat kecilku, jantung hatiku, gadis mungilku, berlian cantikku, & \'my angel\'.

Sedangkan Siti Solikhatun lebih menuliskan kisah pedih getirnya juga sebagai pahlawan devisa di negara orang, di mana pernah mengalami duka mendalam disaat sang ayah mesti berpulang kehadirat ilahi tidak dengan beliau sanggup mendampinginya.

Pemberian hadiah yg terjadi di lokasi serba guna KJRI Dubai dihadiri oleh Ketua DWP KJRI Dubai Febie Mirashanti Mansyur, seluruhnya staf KJRI Dubai & pengurus DWP KJRI Dubai & para TKW di penampungan sementara KJRI Dubai.

Dalam sambutannya, Konjen Mansyur Pangeran mengemukakan ucapan selamat terhadap para TKW jawara & menggandeng mereka selalu untuk suka membaca & posting menyangkut faktor apa saja, yg pula teramat bermanfaat utk menambah wawasan.

\"Melalui kegemaran membaca bisa memberikan keuntungan tersendiri dikarenakan bakal mempengaruhi kekuatan posting jadi lebih baik, pun barangkali di selanjutnya hri jadi satu orang penulis yg kecukupan,\" jelas Konjen.

Menurut Konjen, hasil karya tulisan sendiri bakal berupa kisah pengalaman pribadi ataupun fiksi, yg seandainya dikumpulkan bakal jadi suatu buku.

Aktivitas ini serta terkait bersama acara kerja KJRI & DWP KJRI Dubai, lewat penyelenggaraan Sekolah TKW KJRI Dubai, khususnya kelas pengenalan computer, internet & sarana elektronik.

Beragam kelas yang lain pula sudah terlaksana sewaktu ini, seperti bahasa Inggris tingkat basic & menengah, ketrampilan menjahit, table manners, merangkai bunga, & kelas penambahan ialah Kejar Paket A bagi para TKW yg belum tidak tersendat membaca & posting. kata kata indah yang menyentuh jiwa

Sekolah ini ditujukan kusus bagi para TKW di penampungan sementara KJRI Dubai yg sedang menunggu proses hukum & penyelesaian kasus pula administrasi permasalahan mereka bersama otoritas terkait setempat di 6 emirat wilayah kerja KJRI Dubai.

\"Sekolah ini adalah sektor dari upaya KJRI Dubai buat mendidik, memberdayakan & menambah aset kapabilitas juga ketrampilan para TKW di penampungan sementara KJRI Dubai,\" pungkas Konjen.

Ke-3 jagoan sama-sama menyebutkan kegembiraan & sukacita mereka. Menurut mereka factor ini adalah sesuatu yg amat berarti buat peningkatan kepercayaan diri & jadi penghibur hati di tengah masalah yg sedang mereka alami waktu ini.

Ditambahkan bahwa aktivitas lomba ini serta jadi salah satu fasilitas bagi mereka utk mengungkapkan perasaan hati lewat tulisan. Mereka pula berterimakasih terhadap KJRI Dubai yg sudah mengadakan lomba buat mereka.

Hri Buku Sedunia yg diperingati tiap-tiap 23 April ditetapkan kepada kala Konperensi UNESCO di Paris (1995). Tanggal ini dipilih dengan cara simbolik dikarenakan terhadap tanggal ini tidak sedikit penulis & sastrawan terkemuka dunia yg lahir & wafat dunia.

Maksud penting penetapan Hri Buku Sedunia yaitu sbg penghargaan terhadap para penulis buku & pun sastrawan internasional terkemuka yg sudah berjasa & memberikan kontribusi mutlak bagi kemajuan sosial & budaya kemasyarakatan didunia.

Terkecuali itu, lewat peringatan th ini di inginkan bakal makin meningkatkan kesukaan membaca, khususnya diantara kalangan jejaka umur di bermacam pelosok dunia.

No comments:

Post a Comment